Diselenggarakan oleh Westpapua-Netzwerk, Watch Indonesia! dan International Coalition for Papua

Undangan (pdf)

Indonesia berada di peringkat 107 dari 195 negara dan wilayah pada indeks pengembangan Gender 2020. Kebebasan sipil perempuan dan hak asasi manusia belum ditangani dengan baik pada tingkat politik maupun hukum, terutama dalam hal kekerasan atau diskriminasi berbasis gender. Di Papua dan Papua Barat, kehidupan perempuan juga dibebani oleh konflik bersenjata yang sedang berlangsung serta akses yang terbatas ke pendidikan dan layanan kesehatan dan hambatan berat untuk mendapatkan hak tanah.

Melalui webinar ini kami ingin meningkatkan kesadaran mengenai situasi hak-hak perempuan dan kekerasan terhadap perempuan di Indonesia. Bersama tiga pembicara internasional dari Papua, Indonesia dan Jerman, kita akan menelusuri tantangan utama dan apa yang masih perlu dilakukan untuk mewujudkan, memastikan dan melindungi hak-hak perempuan.

Pembicara:

Mariana Amiruddin, Jurnalis, penulis dan aktivis hak perempuan. Wakil ketua Komnas Perempuan periode 2020-2024.

Marion Struck-Garbe, Antropolog sosial dan ekonom sosial. Dosen Universitas Hamburg.

Els Tieneke Rieke Katmo, Ph.D, Dosen jurusan ilmu sosial ekonomi, fakultas pertanian, Universitas Papua, Manokwari

Moderator:

Maraike J.B. Bangun, Pemegang beasiswa di Academy of Mission, Universitas Hamburg.

 

Tempat: Zoom

Tanggal: Rabu, 19 Mei 2021

Jam: 11:00 (CEST), 16:00 (WIB), 18:00 (WIT)

Bahasa: Inggris dan Indonesia (tersedia terjemahan)

Zoom Link (tidak perlu registrasi): https://unitedinmission-org.zoom.us/j/68695595960